Mengenal Pengertian Tune Up Mobil dan Manfaatnya Bagi Kendaraan

By | 2019-10-28T14:54:27+00:00 28 Oktober, 2019|Categories: Perawatan Mobil|

Agar mobil selalu memiliki performa yang baik dan tahan lama, perawatan intensif perlu dilakukan oleh pemilik mobil dan salah satu jenis perawatan yang bisa dilakukan adalah Tune Up. Tune up mobil merupakan suatu kegiatan perawatan pada mobil dengan jadwal rutin misalkan satu kali dalam satu tahun. Meskipun sekilas mirip dengan service, tune up mobil memiliki arti yang berbeda. Yang dilakukan pada tune up mobil adalah standarisasi komponen dan sistem mobil agar kembali seperti sedia kala. Manfaat melakukan tune up mobil adalah mengembalikan performa mobil seperti semula, dapat mencegah kerusakan pada mobil, dan memeriksa apakah komponen-komponen pada mobil masih dalam kondisi bagus atau butuh untuk diganti atau diperbaiki.

Saat melakukan tune up, komponen-komponen mobil Anda akan dicek kondisinya. Kemudian berdasarkan kondisi yang ditemukan, teknisi akan melakukan tindakan selanjutnya. Dalam melakukan tune up mobil, terdapat beberapa komponen yang akan diperiksa antara lain.

1. Filter Udara

Pada saat melakukan tune up, yang pertama kali diperiksa adalah filter udara. Pada umumnya, teknisi hanya akan membersihkan filter udara mobil Anda. Namun pada saat keadaan filter udara sangat kotor, teknisi akan menggantinya dengan yang baru.

2. Karburator dan Throttle Body

Pemeriksaan karburator dilakukan pada mobil non injeksi. Setelah dilakukan pemeriksaan karburator, RPM mobil akan disetel ulang.

Sedangkan pada mobil injeksi, pemeriksaan hanya dilakukan pada throttle body. Apabila diperlukan tindakan lebih lanjut seperti pembersihan, maka yang digunakan untuk membersihkan throttle body adalah carbu cleaner.

3. Celah busi

Pengecekan celah busi dilakukan dengan cara melihat api yang keluar dari celah busi tersebut. Normalnya, api akan terlihat tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil. Pada umumnya celah busi telah diset dari pabrikan mobil. Namun, adanya interaksi busi dengan tekanan kompresi dapat mengakibatkan celah busi untuk berubah.

4. Celah Katup

Pemeriksaan celah katup dilakukan pada mobil konvensional yang memiliki sistem katup konvensional. Pada mobil tipe ini, celah katup akan disetel sehingga kembali pada posisi standar.

Kesalahan dalam penyetelan posisi celah katup dapat mengakibatkan mobil menjadi berisik dan tenaga menjadi ngempos ataupun terjadi kebocoran pada kompresi. Untuk mobil-mobil modern celah katup tidak perlu diperiksa. Hal ini disebabkan adanya sistem HLA (Hydraulic Lash Adjuster). Dengan sistem ini celah katup akan diatur secara otomatis berkat tekanan oli mesin.

5. Aki

Tegangan aki juga harus diperiksa. Untuk aki regular, dilakukan pemeriksaan terhadap pengecekan elektrolit untuk mengetahui keadaan aki apakah masih bagus atau sudah lemah.

6. Berbagai Cairan Fluida

Cairan-cairan yang ada di mobilpun tidak lepas dari proses tune up. Oli mesin, oli transmisi, minyak rem, oli power steering, dan oli garden adalah sederet cairan yang diperiksa. Kesemua cairan tersebut diperiksa apakah volumenya masih cukup dan kondisi cairan apakah perlu diganti atau tidak.

Tune up menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari mobil. Biaya yang dikeluarkan untuk melakukan tune up memang tidak murah, namun untuk mendapatkan performa mobil yang maksimal semua itu sebanding dengan hasil yang didapatkan.

08:00 - 17:00