Jangan Paksakan Mobil Anda Menggunakan Bahan Bakar di Bawah Standar

By | 2019-05-17T13:27:22+00:00 23 Januari, 2019|Categories: Blog|
Hindari Mobil Anda Konsumsi Bahan Bakar di Bawah Standar

Hindari Mobil Anda Konsumsi Bahan Bakar di Bawah Standar

Sebagai bahan bakar, standar menjadi hal utama yang harus diperhatikan. Untuk jenis bensin yang cocok bagi mobil Anda, tidak perlu bingung karena ketentuan itu bisa dilihat dari keterangan yang terdapat di buku panduan mobil Anda. Bila mobil Anda tergolong kelas atas, jangan sampai memakai bahan bakar dengan kadar oktan yang rendah.

Jika tujuannya untuk menekan pengeluaran, memang uang yang dikeluarkan untuk beli bahan bakar mungkin lebih murah. Namun konsumsi BBM dengan kadar oktan di bawah standar sebenarnya memicu ongkos yang jauh lebih mahal. Jika terus menerus digunakan dalam jangka waktu tertentu, bukan tidak mungkin efeknya akan cukup parah terhadap mesin mobil Anda.

Umumnya bensin dengan kadar oktan rendah akan menyebabkan kerak di bagian mesin. Bila belum parah, mungkin masih bisa dibersihkan dengan semprotan kimia biasa. Tetapi jika sulit dibersihkan, artinya perlu pembongkaran kepala silinder dan pembersihan katupnya. Bahkan, ongkos perbaikannnya ditaksir bisa mencapai kisaran Rp4 juta. Belum lagi dampak lainnya seperti menurunnya performa mesin lantaran pembakaran yang kurang efisien.

Selain penggunaan bahan bakar sesuai anjuran, ada beberapa hal lainnya yang perlu dipahami demi menghindari kerusakan mesin mobil Anda. Yuk simak beberapa tips ini agar mesin mobil tetap awet dan performanya optimal.

  1. Lakukan perawatan mobil secara teratur
    Lakukan perawatan merujuk pada buku petunjuk sebab masing-masing produsen bisa saja menerapkan standar berbeda antara lain tiap 10.000 km atau 5.000 km sekali. Hal ini untuk memastikan bahwa seluruh sistem dan komponen berada dalam kondisi yang baik.
  2. Gunakan suku cadang resmi
    Pernahkah terbersit di benak Anda untuk menggunakan suku cadang tiruan atau palsu demi menghemat anggaran perawatan kendaraan? Bila Anda ingin beralih demikian, sebaiknya coba pikir ulang sekali lagi. Kalau dari segi harga, memang tiruan atau abal-abal jauh lebih murah. Namun perlu Anda ingat bahwa suku cadang yang bukan rekomendasi dapat berpotensi merusak komponen yang ada di dalam mobil. Bukannya mendapatkan untung, malah berujung rugi. Karena itu gunakanlah suku cadang resmi atau yang direkomendasikan sesuai dengan mobil Anda. Dengan begitu, Anda tidak perlu mengeluarkan lebih untuk memperbaiki masalah yang timbulkan saat menggunakan suku cadang tiruan atau palsu.
  3. Panaskan Mobil Sebelum Berkendara
    Mesin mobil yang tidak dipanaskan terlebih dahulu mungkin tidak akan berdampak langsung menyebabkan kerusakan. Akan tetapi potensi yang terjadi adalah performa mesin mobil akan berkurang dan lama kelamaan akan rusak. Sebenarnya memanaskan mesin di pagi hari tujuannya membuat mesin bekerja pada suhu 80-90 derajat serta bertujuan agar sirkulasi oli pelumas merata sebelum kendaraan digunakan. Memanaskan mobil juga tidak perlu terlalu lama yang penting suhu sudah mencapai batas tertentu sesuai yang dianjurkan.