7 Bagian Mobil yang Harus Diperiksa Sebelum Mudik

By | 2018-06-06T13:01:09+00:00 6 Juni, 2018|Blog|
7 Bagian Mobil yang Harus Diperiksa Sebelum Mudik

7 Bagian Mobil yang Harus Diperiksa Sebelum Mudik

Bulan puasa sudah di depan mata. Itu berarti waktunya mudik sebentar lagi tiba. Yap, mengunjungi sanak saudara di kota kelahiran adalah tradisi yang kerap kita lakukan demi merayakan Hari Raya Lebaran bersama keluarga besar. Nah, Anda sendiri, kota manakah yang akan Anda tuju?

Tentunya, kembali ke kota kelahiran bukanlah hal yang mudah. Anda mesti melampaui jarak yang tak bisa dibilang dekat. Apalagi, tidak sedikit orang yang melakukan hal yang sama dengan Anda. Sudah pasti, perjalanan Anda menjadi suatu tantangan tersendiri.

Oleh sebab itu, ada berbagai persiapan yang harus Anda lakukan sebelum menempuh jarak jauh dalam rangka mudik. Salah satunya adalah memeriksa keadaan mesin mobil Anda. Bagian mana sajakah dari mobil Anda yang harus mendapat pemeriksaan secara saksama?

1. Mesin Mobil

Sebelum Anda melakukan perjalanan jauh lintas kota, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek kondisi mesin mobil. Pertama-tama, lakukan tune up mesin standar. Lalu, periksa busi, karburator, air radiator, serta air reservoir.

Pastikan air radiator mobil dalam kondisi penuh dan air reservoir sampai batas level. Periksa juga kondisi selang radiator dan selang penghubung ke reservoir. Apabila ada selang yang menggelembung atau retak, segera ganti untuk menghindari selang pecah di tengah jalan. Pastikan juga sambungan selang ke mesin dan ke radiator cukup kencang dan tidak bocor.

2. Oli Mesin

Oli mesin adalah salah satu bagian penting yang mampu menjaga performa kerja mesin mobil. Ketika Anda menghadapi kondisi jalanan macet, mesin akan terus bekerja. Fungsi oli sebagai pelumas mesin pun berperan sangat penting. Maka dari itu, memeriksa oli mesin mobil sebelum melakukan perjalanan mudik adalah salah satu cara untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Anda harus memastikan oli mesin memiliki volume yang cukup. Untuk mengeceknya, Anda bisa memeriksa level pada stik oli (dipstick). Idealnya, level oli berada di garis antara L (low) dan F (full). Jika kurang (di bawah L), tambahkan secukupnya. Pastikan pula batas waktu (kilometer) pemakaian oli Anda masih cukup untuk jarak yang akan Anda tempuh.

3. Rem Mobil

Baik perjalanan dekat maupun jauh, rem adalah bagian mobil yang vital. Anda tentu tidak bisa membayangkan apa yang terjadi bila keadaan rem Anda tidak memungkinkan. Maka dari itu, Anda perlu mengecek rem, khususnya bagian selang minyak dan kampas rem. Untuk kampas rem, Anda tidak perlu menggantinya dengan yang baru. Cukup bersihkan dan cek ketebalannya.

Sementara itu, untuk level minyak rem, Anda perlu mencurigai adanya kebocoran bila berkurang dari batas level minimal. Minyak rem berfungsi memberikan tekanan pada piston rem dan mnggerakkan sepatu rem. Itulah yang membuat mobil Anda bisa berhenti. Maka, segera periksakan apakah ada kebocoran pada selang dan master rem. Jangan lupa untuk mengecek apakah ada kebasahan di bagian dalam velg sebagai tanda kebocoran silinder roda. Pastikan sistem rem dapat bekerja dengan baik.

4. Ban Mobil

Apalah artinya jika mesin mobil Anda dalam keadaan baik namun ban Anda sebaliknya? Ban adalah penopang mobil Anda. Perjalanan akan terasa nyaman jika ban Anda dalam keadaan bagus. Apalagi, saat mudik, Anda tentu membawa muatan yang cukup membebani mobil.

Anda harus memastikan ban mobil Anda tidak dalam keadaan kempis, tidak memiliki jendolan di permukaannya, tidak mengalami kebotakan, dan paling penting, memiliki tekanan angin yang pas (normalnya sekitar 30—34 psi). Pastikan Anda melakukan spooring dan memeriksa keseimbangan ban sebelum melakukan perjalanan. Jangan lupa juga siapkan ban cadangan dalam keadaan yang baik sehingga siap digunakan jika ban utama mengalami kendala.

5. Lampu Mobil

Tidak sedikit orang yang menyepelekan lampu mobil. Padahal, keadaan lampu mobil sangat penting dalam menjaga keamanan Anda, baik dari bahaya saat perjalanan di rute yang gelap maupun hukum lalu lintas. Rute gelap di sini maksudnya bukan hanya malam hari, tetapi juga bisa dipengaruhi kondisi alam, seperti hujan deras atau kabut tebal.

Cek secara keseluruhan kondisi lampu mobil. Pastikan semua lampu (mulai dari lampu depan, lampu belakang, hingga lampu sein) dapat berfungsi dan menyala dengan normal. Apabila ada lampu yang tidak berfungsi dengan baik, cek sekering lampu mobil Anda. Kalau masih bermasalah, segera bawa ke bengkel resmi. Ada baiknya juga Anda membawa sekering cadangan yang sesuai dengan semua kebutuhan listrik di mobil.

6. Filter dan Selang Bensin

Soal bahan bakar, mungkin Anda sudah memikirkan apakah stok yang telah disiapkan memenuhi untuk menempuh jarak sekian kilometer. Anda pun akan mencatat di mana saja lokasi pom bensin yang bisa disinggahi apabila sekiranya bahan bakar mulai menipis. Padahal, yang harus Anda perhatikan bukan hanya itu.

Anda harus memastikan bahwa selang bahan bakar tidak mengalami keretakan atau kebocoran. Selain itu, pastikan juga filter bensin tidak tersumbat. Mungkin Anda adalah orang yang rutin melakukan servis berkala kendaraan sehingga filter bensin biasanya terjaga dalam kondisi bersih. Namun, tidak ada salahnya untuk tetap mengeceknya.

7. Wiper dan Cairan Pembersih Kaca

Lagi-lagi, bagian ini sering disepelekan. Padahal, wiper kaca mobil bisa membantu Anda ketika berkendara saat hujan. Maka dari itu, pastikan wiper kaca mobil Anda dapat berfungsi dengan normal. Bila Anda masih merasa ragu dengan cara pemeriksaan yang benar, sebaiknya bawalah mobil Anda ke bengkel resmi atau bengkel otomotif langganan.

Selain wiper, Anda juga harus memastikan kondisi air pembersih kaca depan (windshield washer). Hal ini tentu saja sangat berguna saat pandangan ke depan menjadi kurang maksimal karena kaca yang kotor (akibat debu misalnya). Tentunya Anda tidak mau pandangan Anda terhalang akibat keadaan kaca yang kotor. Itulah sebabnya Anda harus mengeceknya. Apabila kurang, Anda bisa mengisinya dengan cara menuang cairan pembersih kaca atau air biasa ke dalam tangki yang berada di kap mesin.

***

Anda harus memastikan bagian-bagian mobil di atas dalam keadaan siap. Setelah itu, Anda perlu menyiapkan perlengkapan tambahan seperti dongkrak, kunci pembuka baut roda, dan kabel jumper untuk aki. Jangan lupa juga, kondisi tubuh Anda tidak boleh kalah siap daripada mobil Anda. Selamat mudik.