Selain lokasi strategis, memiliki rumah bebas banjir termasuk kriteria hunian ideal. Desain rumah anti banjir juga merupakan salah satu cara mengatasi kerugian akibat banjir, terlebih bagi mereka yang tinggal di area rawan bencana tersebut.

Jika musim hujan tiba, masyarakat yang tinggal di kawasan banjir harus direpotkan dengan mengamankan perabotan, aksesoris, sampai dokumen-dokumen penting di rumah. Belum lagi instalasi listrik perlu juga diperhatikan guna memastikan keselamatan penghuni rumah.

Di sinilah desain rumah anti banjir memegang peranan penting untuk menjaga keamanan, kenyamanan, dan keselamatan seluruh penghuni rumah, khususnya saat banjir melanda.

Dampak Rumah Kebanjiran 

Anda akan mengalami banyak kerugian jika rumah kebanjiran, di antaranya:

  • Kerugian Finansial

Akibat terkena banjir, rumah Anda memerlukan perawatan ekstra. Apalagi bila volume air semakin tinggi, maka biaya yang dikeluarkan pun lebih besar. Biaya di sini mencangkup pembersihan rumah akibat sisa lumpur, dinding rusak, sampai cat yang kusam.

Ditambah perabot rumah dan barang elektronik yang tergenang air perlu direparasi atau diganti. Biaya yang dikeluarkan pun akan semakin membengkak. Ada juga kendaraan yang terendam air sehingga memerlukan servis tambahan.

  • Masalah Kesehatan

Tak hanya kerugian finansial, Anda pun berisiko terkena masalah kesehatan. Ada berbagai potensi penularan penyakit saat atau pasca banjir, terutama penyakit kulit dan pencernaan. Jenis-jenis penyakit yang muncul di musim banjir di antaranya:

  • Disentri akibat shigellosis, salmonella, dan campylobacter
  • Typhoid fever (tifus perut)
  • Kolera
  • Hepatitis – A
  • Penyakit mata
  • Infeksi dan penyakit kulit
  • Gigitan tikus, serangga, atau binatang peliharaan yang stres karena banjir
  • Infeksi saluran pernapasan
  • Penyakit leptospirosis akibat terkena kencing tikus di tanah basah bekas banjir

Selain dua masalah di atas, kerugian lain yang disebabkan oleh banjir adalah:

  • Lingkungan menjadi rusak dan kotor akibat tumpukan tanah dan sampah yang terbawa banjir
  • Kerusakan sarana dan prasarana sosial
  • Aktivitas seperti bekerja dan sekolah terganggu
  • Jalur transportasi lumpuh karena tergenang air

Tips Memilih Rumah Bebas Banjir 

Saat Anda memilih rumah, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan agar terhindar dari dampak bencana banjir. Berikut beberapa tips penting jika Anda ingin memiliki rumah bebas banjir:

  • Perhatikan Ketinggian Tanah

Hindari rumah di lokasi lebih rendah dari rumah lain di sekitarnya. Terlebih bila rumah tersebut dibangun di atas aliran pembuangan.  Lokasi ini akan semakin berbahaya jika bagian belakang rumah berupa tebing yang berpotensi longsor saat musim hujan.

  • Hindari Area Dekat Sungai

Selain lokasi lebih rendah, jangan membeli rumah di daerah dekat area sungai. Tak hanya pinggiran sungai, hindari juga rumah di kawasan dekat danau, tanggul, atau bendungan.

Ketika curah hujan tinggi, debit air di area tersebut akan naik sehingga risiko rumah kebanjiran semakin tinggi.

  • Periksa Kondisi Lingkungan Sekitar Rumah

Salah satu penyebab banjir yaitu lingkungan sekitar yang kurang baik. Misalnya saluran air sering tersumbat, akses jalan rusak, minim ruang terbuka hijau, dan tidak ada daerah resapan air. Jadi, sangat penting untuk memeriksa kondisi geografis sekitar sebelum Anda membeli rumah.

Bila perlu, survei ke lokasi saat musim hujan. Anda juga bisa menanyakan pada warga sekitar terkait kondisi lingkungan saat musim hujan.

  • Cek Kondisi Fisik Rumah

Untuk memilih rumah bebas banjir, pastikan Anda mengecek kondisi rumah itu sendiri. Saat pengecekan, perhatikan area dinding apakah terdapat rembesan atau genangan air.

Jika Anda membeli rumah second, perhatikan apakah ada sisa-sisa banjir yang tertinggal di atap, dinding, dan lainnya.

  • Pertimbangkan Jarak Rumah dengan Pemukiman Rawan Banjir

Jauhi pemukiman rawan banjir. Meski Anda memiliki desain rumah anti banjir, tidak menutup kemungkinan kondisi bisa berubah.

Ingat ya, kondisi lingkungan dan iklim semakin tak menentu sehingga risiko kebanjiran selalu ada. Untuk cari aman, hindari rumah yang berdekatan dengan wilayah hunian rawan banjir.

  • Perhatikan Sistem Drainase di Lingkungan Rumah

Tak kalah pentingnya yaitu mengecek sistem drainase di kawasan hunian. Drainase berfungsi untuk mengalirkan air dengan lancar. Peranannya semakin krusial saat musim hujan. Jika sistem drainase bagus, lingkungan rumah berpotensi bebas dari banjir.

  • Konsultasi dengan Ahli

Tenaga profesional bisa diandalkan untuk membantu Anda membuat keputusan, salah satunya dalam menemukan rumah bebas banjir. Konsultasi pada ahli properti yang berpengalaman menghadapi masalah hunian terdampak banjir.

Nantinya mereka akan memberikan informasi dan saran yang lebih spesifik untuk dipertimbangkan. Memang Anda memerlukan biaya ekstra untuk konsultasi ini, tetapi informasi yang didapatkan pun berguna dalam menemukan hunian ideal bebas banjir.

7 Desain Rumah Anti Banjir

Selain memerhatikan tips di atas, cara mengatasi banjir di rumah juga bisa dilakukan melalui desain rumah anti banjir. Sebagai rekomendasi, berikut beberapa desain rumah bebas banjir yang patut diperhitungkan:

  1. Desain Rumah Eropa

Untuk daerah rawan banjir, desain rumah anti banjir bergaya Eropa bisa menjadi solusi. Selain desainnya yang khas dan unik, rumah gaya Eropa memiliki fondasi yang menjulang tinggi dengan material kokoh, berkualitas, dan fungsional.

Ciri khas desain rumah Eropa yaitu fasad bangunan dengan beberapa anak tangga luar di tengah rumah. Strukturnya yang tinggi mampu menahan air masuk ke dalam rumah. Biasanya, sebagian besar rumah terbuat dari beton dan bata sehingga tahan juga terhadap gempa.

  1. Rumah Panggung

Rumah panggung termasuk tipe rumah bebas banjir karena dibangun lebih tinggi di atas permukaan tanah. Model rumah ini kerap terinspirasi dari rumah tradisional yang mampu menahan banjir.

Sekarang ini, kebanyakan rumah panggung menggunakan fondasi beton ketimbang kayu. Pasalnya, beton lebih mampu melawan arus deras banjir dan lebih kokoh untuk menopang rumah.

Tak hanya itu, desain rumah panggung pun dapat disesuaikan dengan selera modern sehingga terkesan lebih unik dari model hunian lain tanpa perlu mengesampingkan sisi tradisionalnya.

  1. Rumah Logam

Desain rumah bebas banjir sering diadaptasi di Amerika Serikat dan Jepang. Rumah logam dirancang untuk menghadapi berbagai bencana seperti banjir, gempa, dan topan. Material yang digunakan adalah beton yang dilapisi dan diisi oleh logam kokoh.

Kombinasi material tersebut membuat rumah tetap stabil meski ada pergerakan tanah kecil hingga besar.

Di sisi lain, rumah logam ampuh melawan banjir karena air tidak mampu merembes ke dalam rumah sebab air terhalang oleh lapisan logam baik di dalam maupun di luar bangunan.

  1. Rumah Pilar Beton

Cara mengatasi banjir di rumah bisa diantisipasi dengan membangun pilar beton. Sesuai namanya, rumah pilar beton menggunakan pilar persegi panjang dari material beton sebagai penyangga.

Lantaran bertumpu pada sejumlah tonggak beton, rumah akan lebih kokoh, kuat, mampu menahan arus banjir yang deras. Jadi, meski banjir melanda, Anda tidak perlu khawatir saat berdiam di dalam rumah.

Anda dapat membangun rumah pilar beton dengan ketinggian mulai dari 20–60 cm sebagai fondasi yang kokoh. Rumah pilar beton juga memiliki desain kekinian yang menggabungkan sisi minimalis dan tradisional sehingga menambah nilai estetika.

  1. Rumah Terapung

Disebut juga float house, rumah terapung merupakan jenis hunian modular yang dirancang secara terapung bila terkena banjir. Sistem modularnya sendiri terbuat dari kubus berbahan plastik yang mudah dirakit.

Plastik yang digunakan pun berjenis high density polyethylene (HDP), yaitu jenis plastik ramah lingkungan dan tidak akan merusak alam.

Bahannya memang terbuat dari plastik, tetapi material tersebut memiliki daya tahan yang kuat. Jika seluruh bahan digabungkan, material ini terasa seperti tanah.

Sebagai gambaran, rumah terapung mudah ditemukan di daerah pesisir pantai. Popularitas desain ini semakin melambung karena dipercaya mampu menangkal banjir. Belum lagi fondasinya terbuat dari beton kokoh beralaskan kayu atau logam.

  1. Rumah Teras Tinggi

Kebanyakan rumah yang dibangun di dataran rendah memiliki risiko terkena banjir lebih tinggi. Terlebih jika hujan turun terus menerus, air otomatis mengalir ke tempat terdangkal.

Air yang mengalir akan menggenang di saluran pembuangan dan menyebabkan selokan semakin meluap. Fenomena seperti ini kerap terjadi di kota-kota besar, khususnya area rawan banjir.

Untuk mengatasinya, Anda bisa membangun rumah teras tinggi. Hunian berteras tinggi umumnya dibangun di atas lahan miring dengan ketinggian tertentu.

Konstruksi rumah juga diperkuat dengan lapisan beton guna menahan banjir. Sebagai solusi tambahan, Anda bisa membuat lahan biopori di sekitar rumah. Fungsinya sebagai penyerap air hujan sekaligus penggembur lahan.

  1. Rumah Futuristik Siap Banjir

Bencana banjir menjadi salah satu pemicu kerusakan rumah, baik furnitur maupun estetika desain eksterior dan interior. Itulah mengapa banyak arsitektur membangun rumah futuristik siap banjir untuk menangkal bencana ini.

Rumah bebas banjir memiliki dua lantai, di mana lantai pertama didesain untuk menghadapi banjir. Itu sebabnya di lantai tersebut tidak ada furnitur. Hanya ruang kosong yang berfungsi sebagai penampung air.

Mencari rumah bebas banjir memang susah-susah gampang. Ada berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan bila Anda tidak ingin mengalami kerugian secara finansial maupun kesehatan.

Selain lokasi strategis dan desain bangunan anti bencana seperti banjir, ada satu hal lagi yang tak kalah pentingnya untuk melindungi rumah Anda, yaitu asuransi rumah. Demi meningkatkan kenyamanan dan perlindungan rumah Anda, solusinya adalah asuransi Garda Home.

Garda Home merupakan asuransi kebakaran yang memberikan ketenangan dan kenyamanan dengan memberikan perlindungan pada hunian Anda terhadap berbagai risiko bencana.

Tak hanya menjamin penggantian pembangunan rumah kembali akibat bencana, hunian Anda juga akan memperoleh perlindungan dari risiko kebakaran, kerusuhan dan huru-hara, tertabrak kendaraan, tanggung jawab hukum ketiga, sampai biaya pengobatan untuk Anda dan keluarga akibat kebakaran.

Terdapat juga keuntungan asuransi lainnya yang dapat melindungi hunian Anda secara optimal dari dampak bencana yang merugikan. Garda Home tersedia dalam dua pilihan paket, yaitu Garda Home PLUS dan Garda Home FIT. Jadi, tunggu apa lagi? Saatnya mengoptimalkan perlindungan  rumah Anda bersama Garda Home!