Pengertian Flasher Mobil dan Cara Menggunakannya

Pengertian Flasher Mobil dan Cara Menggunakannya

Tahukah kalian apa itu flasher mobil? Flasher mobil adalah salah satu komponen dalam kendaraan yang berfungsi untuk menyuplai arus listrik ke lampu yang berubah-ubah sehingga nyala lampu dapat terlihat berkedip. Alat ini yang terpasang pada mobil ini berfungsi sebagai lampu tanda belok. Jika Anda akan berbelok ke kiri, maka Anda harus memberi tahu pengemudi yang ada di arah belakang ataupun arah depan Anda.

Sebaliknya, jika mobil hendak berbelok ke kanan maka lampu flasher sebelah kanan juga harus Anda nyalakan. Nah, nyala lampu yang berkedip ini kerjanya diatur oleh flasher. Nah, bagaimanakah cara kerja flasher pada mobil? Prinsip kerja lampu flasher atau kedipan lampu sein dapat dibagi menjadi beberapa tipe seperti tipe kapasitor, tipe contact point, dan tipe transistor. Pada tipe kapasitor, kapasitor akan secara otomatis mengatur elektromagnet, sehingga lampu flasher dapat berkedip otomatis.

Ada beberapa komponen pada flasher mobil, seperti baterai, contact point, resistor, arus output, kapasitor atau elco, lilitan 1, dan lilitan 2.
Adapun prinsip kerja pada flasher mobil yaitu ketika contact point diputar pada posisi ON, maka arus akan mengalir melalui titik sentuh/contact point dan kumparan, sehingga dapat mengisi kapasitor. Pada saat yang sama, inti besi yang berada dalam kumparan 1 akan menjadi magnet dan menarik contact point sehingga terbuka dan lampu flasher akan mati. Pada saat itu juga, kapasitor C akan mulai melepas muatan dan contact point P tetap terbuka karena pergerakan kumparan L2 sampai akumulasi arus listrik terbanyak selesai dilepaskan.

Kemudian saat arus listrik dilepaskan, maka muatan yang ada pada kapasitor akan berkurang, lalu contact point P akan menutup karena adanya tekanan pegas. Nah, ketika contact point ini menutup, maka arus akan kembali lagi ke kumparan L1 dan L2. Lalu, saat kapasitor terisi kembali, jumlah arus listrik yang mengalir pada kumparan L2 akan berkurang, sehingga gerakan dari kumparan L1 berakibat pada terbukanya contact point P. Akibatnya, lampu sein F1 dan FI’ serta lampu pilot PL akan mati.
Di mana lampu sein akan berkedip akibat adanya sebuah relay yang terdapat pada sirkuit listrik. Arus ini akan membuka dan menutup sebuah bidang sentuh / titik sentuh secara bergantian, sehingga dapat menimbulkan nyala lampu yang berkedip-kedip.

Cara ini akan terus berulang selama saklar lampu pada lampu sein berada pada posisi ON, maka lampu sein akan terus berkedip. Lampu sein yang berkedip akan memberitahukan kepada pengemudi lain yang berada di depan atau belakang kita, serta arah samping untuk mengubah arah kendaraannya. Lampu sein dibuat dengan tujuan mengurangi kecelakaan. Persiapkan segala risiko saat berkendara dengan memiliki. Anda bisa menggunakan asuransi kendaraan dari , yang dapat dibeli melalui gardaoto.com. Selain itu pembelian asuransi juga dapat dilakukan melalui mobile apps Garda Mobile Otocare. Kemudian bagi para pengguna , bila Anda mengalami masalah dan membutuhkan layanan darurat di perjalanan, Garda Akses siap memberikan pelayanan yang terbaik, hanya dengan menghubungi Garda Akses di nomor 1500112 yang akan melayani anda 24 jam. #PeaceofMind bersama Garda Oto.