Beberapa tahun ke belakang, rumah industrial tengah naik daun. Pasalnya, desain rumah yang memamerkan sisi material bangunan yang raw atau unfinished ini cenderung memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri. Apalagi dengan adanya sentuhan modern, desain industrialis semakin menarik minat developer hingga homeowner.

Desain industrial terkesan apa adanya atau to the point, seperti yang sering kita lihat dalam komponen industri. Tampilan bangunan dibiarkan seolah setengah jadi layaknya bangunan pabrik, gudang, dan struktur industri lainnya.

Sebelumnya, desain industrial  kerap diaplikasikan di area perkantoran atau kafe dan restoran. Tetapi, kenyamanan yang ditawarkan membuat pemilik rumah mendambakan desain rumah industrial, tentunya dengan sentuhan modern.

Nah, jika Anda berminat mengaplikasikan desain ini pada hunian pribadi, berikut hal-hal yang perlu Anda ketahui!

Pengertian Rumah Industrial 

Rumah bergaya industrial merupakan hunian yang terinspirasi dari komponen interior pabrik di era industri pada abad ke–19 sampai abad ke–20. Itu sebabnya, rumah industrial memiliki tampilan interior yang unfinished atau raw seperti tampilan konstruksi industri di era tersebut.

Kala itu, orang Eropa tidak hanya menggunakan pabrik sebagai tempat bekerja, tapi juga tempat tinggal. Interior pabrik dibiarkan apa adanya dan tanpa dipoles sama sekali. Di era modern, kondisi tersebut dijadikan sebagai landasan untuk membuat konsep rumah industrial.

Meskipun terkesan tua, konsep industrial tetap digandrungi karena sisi unik dan kesan simpel yang ditampilkan. Bahkan, tidak sedikit yang mengira desain rumah industrial itu low budget. Padahal, tetap saja dibutuhkan tukang profesional dengan keahlian khusus untuk menghasilkan hunian industrial modern yang nyaman meski terkesan seadanya.

Dalam rumah industrial, tidak banyak ornamen penghias interior. Makanya konsep ini juga identik dengan rumah minimalis. Perpaduan warna yang senada dan interior seadanya cocok bagi Anda yang mendambakan hunian fungsional sekaligus nyaman.

Ciri-ciri Desain Rumah Industrial 

Rumah industrial berhasil menampilkan desain yang apa adanya tapi tetap unik. Jika Anda berminat mengadopsi desain ini, sebaiknya kenali dulu ciri-ciri dan karakteristik dari hunian bergaya industrial:

  • Fasad Rumah Industrial

Eksterior atau fasad rumah industrial mudah dikenali sebab bagian dinding bangunan menggunakan tembok plesteran tanpa cat atau batu bata ekspos. Fasad ini tentu berbeda dari desain rumah pada umumnya yang menyembunyikan elemen struktural.

  • Material Bangunan

Meski terkesan simpel, rumah industrial tetap membutuhkan material yang kuat seperti besi, beton, dan baja. Tetapi tak sedikit juga yang memanfaatkan material kayu agar terkesan lebih natural. Material-material ini terkenal akan ketahanannya. Terlebih, material logam yang akan mempertegas atmosfer industrial di setiap sudut rumah.

  • Ruang Terbuka dan Pencahayaan Alami

Konsep rumah industrial berfokus pada ruang terbuka. Artinya, tidak ada sekat antar ruangan sehingga rumah terkesan lebih lapang. Selain tanpa sekat, pencahayaan alami juga menjadi elemen penting dalam hunian industrial. Itu sebabnya kebanyakan rumah industrial memiliki jendela besar guna mengoptimalkan masuknya cahaya matahari.

  • Furnitur dan Dekorasi

Simpel tetapi fungsional merupakan landasan penting dalam menentukan furnitur dan dekorasi untuk rumah industrial. Untuk furnitur, biasanya pemilik hunian industrial memilih material besi dan kayu. Di sisi lain, kabel listrik dibiarkan terlihat atau menjuntai untuk mempertegas kesan industrial.

Dekorasi yang ditonjolkan adalah lampu-lampu gantung berbahan logam. Anda bisa juga menambah dekorasi berstruktur logam dan objek menarik hasil daur ulang. Sehingga interior ruangan akan semakin menarik meski terkesan sederhana.

  • Pemilihan Warna

Dalam rumah industrial, palet warna yang digunakan cenderung netral. Misalnya warna hitam, putih, atau abu-abu. Semakin gelap warna yang Anda pilih, atmosfer industrial akan semakin terasa. Namun, kombinasi warna gelap dan netral lebih disarankan untuk menghasilkan warna palet yang seimbang.

  • Garis

Selanjutnya, karakteristik rumah industrial terlihat dalam struktur dan garis yang tegas. Tetapi, bukan berarti rumah industrial tidak bisa menggunakan pola abstrak atau kurva. Hanya saja Anda perlu memerhatikan pengaplikasiannya agar tidak terkesan berlebihan.

  • Lantai Rumah Industrial

Kebanyakan hunian industrial menggunakan polished concrete, kayu, atau material batu untuk lantainya. Material tersebut mampu memberikan kesan hangat pada interior industrial. Jika ingin menambahkan karpet, sebaiknya pilih dengan ukuran yang kecil untuk ruangan tertentu guna menambah kenyamanan.

Tips Mendesain Rumah Industrial 

Konsep industrialis tidak lagi populer di bangunan-bangunan komersial, tapi juga diincar para pemilik hunian. Meski terkesan nyeleneh, rumah industrialis mampu memberi kesan hangat, nyaman, sederhana, dan hemat biaya.

Bagi yang ingin menerapkan desain ini dalam hunian idaman, sebaiknya Anda perhatikan dulu tips berikut ini:

  • Ekspos Bagian Langit-langit

Langit-langit atau plafon menjadi bagian penting dalam hunian industrial. Plafon rumah industrial terkesan berani karena mengekspos bagian struktur bangunan yang biasanya disembunyikan. Jadi, ekspos bagian langit-langit seperti balok, usuk, reng, dan kuda-kuda untuk menciptakan elemen industrial yang kental di rumah Anda.

  • Bagian Dinding Terbuka

Dinding terekspos merupakan ciri-ciri rumah industrial yang mudah dikenali. Kebanyakan hunian ini menggunakan batu bata ekspos yang belum diplester. Hasil yang mentah ini malah membuat tampilan visual dinding hunian industrial lebih atraktif.

Bahkan, rumah non industrial juga banyak yang mengadopsi gaya serupa. Ini juga bisa menjadi tips hemat untuk desain rumah industrial low budget.

  • Perhatikan Pencahayaan

Terlepas dari desain rumah yang diterapkan, pencahayaan selalu menjadi elemen penting karena dapat memengaruhi kenyamanan penghuni. Dalam hunian bergaya industrial, baik pencahayaan alami atau buatan tersebar ke seluruh ruangan. Tak hanya itu, konsep terbuka dan mengedepankan pencahayaan alami membuat sirkulasi udara di rumah bergaya industrial lebih maksimal.

  • Ketentuan dalam Dekorasi

Kesan unfinished dalam rumah industrial bukan berarti Anda mendekorasinya dengan asal-asalan. Keindahan tetap perlu diperhatikan untuk mempertegas nilai estetikanya. Sebagai contoh, Anda bisa menambahkan karpet, bantal, sofa mewah nan nyaman, sampai tanaman hias dalam rumah.

  • Tambahkan Aksesoris Antik

Furnitur rumah industrial biasanya didominasi oleh material baja, besi, atau timah. Alih-alih furnitur yang terkesan glossy , sentuhan dove atau matte justru mampu menciptakan suasana natural pada hunian industrial. Agar lebih menarik, Anda bisa menambahkan barang-barang antik yang terkesan sederhana tapi tetap unik.

Tidak sulit menemukan aksesoris atau dekorasi vintage dengan harga yang terjangkau. Jadi, pastikan Anda menambahkan elemen antik ini agar interior rumah industrial terlihat lebih estetis.

  • Beri Elemen Kayu

Elemen kayu bisa Anda aplikasikan pada bagian lantai. Pilih kayu yang sudah dipoles agar terlihat mulus. Atau gunakan vinyl dengan motif kayu untuk memberi kesan lebih modern.

Penambahan elemen kayu ini mampu memberi kesan hunian yang lebih hangat dan nyaman. Terlebih di ruangan-ruangan yang sering Anda gunakan untuk beraktivitas. Jadi, sebaiknya Anda menambahkan elemen ini sebagai hiasan langit-langit di kamar tidur, ruang tamu, sampai ruang kerja.

  • Pencahayaan Temaram

Rumah bergaya industrial memang mengutamakan pencahayaan alami. Selain hemat energi, pengaturan ini memberi kesan hangat dan nyaman. Namun, bukan berarti Anda mengabaikan pengaturan cahaya buatan untuk malam hari.

Hunian industrial lebih mengutamakan lampu gantung, khususnya di ruang terbuka. Saat memilih lampu gantung, utamakan yang terbuat dari material besi, baja, atau tembaga. Anda juga dapat mengaplikasikan lampu spotlight guna menciptakan pencahayaan yang temaram dan dramatis di malam hari.

  • Pilih Warna Earth Tone

Ciri khas rumah industrial adalah warna-warna netral. Namun, Anda juga bisa memadukannya dengan palet earth tone seperti kayu, beton, dan logam. Kombinasi palet earth tone mampu menciptakan harmoni yang sempurna di hunian industrial. Anda juga boleh memilih warna lain, tapi pastikan palet yang dipilih cenderung netral.

Kelebihan Rumah Industrial 

Mengaplikasikan desain rumah industrial artinya Anda akan memperoleh keunggulan-keunggulan berikut:

  • Desain Nyaman dan Simpel

Hunian industrial memiliki konsep ruang terbuka sehingga terkesan lebih luas dan nyaman. Banyaknya ruang terbuka serta jendela dan pintu yang besar menyebabkan pencahayaan alami dapat masuk secara maksimal. Sirkulasi udara pun semakin lancar dan akan membuat penghuni rumah makin betah.

  • Tahan Lama

Keunggulan lain dari rumah industrial adalah ketahanannya. Material yang digunakan cenderung kuat sehingga ketahanannya pun lebih tinggi dan rumah tidak mudah rusak. Sebagai perbandingan, penggunaan kusen berbahan kayu lebih rentan terhadap rayap dan cuaca ketimbang berbahan aluminium.

  • Hemat Biaya

Berkaitan dengan poin di atas, penggunaan material yang kokoh dan tahan lama berarti biaya perawatan pun lebih ringan. Tak hanya itu, rumah industrial lebih hemat biaya karena mengusung gaya raw atau unfinished. Artinya, bangunan tampak belum selesai karena proses konstruksi tidak diselesaikan.

Cara ini memangkas biaya pembangunan karena Anda tidak perlu membeli semen tambahan dan cat tembok. Hanya saja Anda perlu menggunakan semen tertentu untuk diterapkan pada dinding setengah jadi.

Kekurangan Rumah Industrial 

Rumah industrial memang tengah populer dan memiliki beragam keunggulan yang menggiurkan. Namun, ada beberapa kekurangan yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

  • Kurang Estetis

Bagi sebagian orang, hunian industrial itu terlalu kaku dan tidak estetis. Apalagi penggunaan material besi dan baja yang terekspos mempertegas anggapan ini. Itu sebabnya pemilik rumah bergaya industrial kerap menambahkan elemen kayu untuk menambah kesan hangat pada strukturnya.

  • Perlu Lahan yang Lebih Luas

Konsep terbuka memerlukan lahan yang cukup luas agar ruangan tidak kaku dan sempit. Ditambah palet yang digunakan terkesan lebih gelap. Jika bangunannya terbatas, kombinasi ini malah akan membuat ruangan terasa sempit.

  • Dekorasi Terbatas

Memilih dekorasi untuk rumah industrial tidak boleh sembarangan. Mungkin saja Anda akan kesulitan menambah dekorasi yang terkesan feminin atau tradisional.

Perawatan Rumah Industrial 

Berikut langkah-langkah sederhana dalam merawat hunian bergaya industrial:

  • Bersihkan lantai beton, kayu, atau batu secara teratur
  • Jaga kebersihan dinding dan plafon sesuai dengan bahan yang digunakan
  • Rawat dan bersihkan furnitur serta aksesori secara berkala
  • Pastikan pencahayaan optimal dengan memeriksa dan membersihkan lampu serta menjaga ventilasi dan kelembaban ruangan
  • Perawatan berkala dan tindakan pencegahan kecil diperlukan untuk mempertahankan tampilan khas dan fungsionalitas rumah industrial

Selain perawatan di atas, pastikan Anda memberi perlindungan optimal pada hunian industrial dengan asuransi kebakaran dari Garda Home.  Asuransi Kebakaran Rumah Garda Home memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi rumah tinggal Anda dengan perlindungan dari risiko kebakaran, kerusuhan dan huru-hara, tertabrak kendaraan, tanggung jawab hukum pihak ketiga, sampai dengan jaminan pengobatan untuk Anda dan keluarga akibat kebakaran.

Tersedia dalam dua paket: Garda Home PLUS dan Garda Home FIT, Anda hanya tinggal memilih fitur asuransi mana yang paling pas dengan rumah industrial Anda.