Delay pesawat merupakan suatu hal yang sangat tidak diharapkan dan membuat perjalanan penerbangan menjadi sangat menyebalkan. Delay pesawat sendiri merujuk pada kondisi keterlambatan terbang suatu pesawat. Pada kondisi ini, penumpang akan merasa dirugikan dari segi waktu dan tenaga.

Namun di balik itu, sebenarnya ada alasan-alasan kuat yang menjadi penyebab delay pesawat. Pada saat keterlambatan ini terjadi, penumpang sebenarnya juga berhak menagih haknya yang mesti disediakan oleh maskapai yang bersangkutan.

Berikut adalah berbagai hal mesti dipahami terkait delay pesawat, mulai dari alasan umum terjadinya hingga kompensasi apa sajakah yang bisa diperoleh penumpang. Namun selain itu semua, ternyata ada cara pula yang bisa dipraktikkan untuk mengantisipasi keterlambatan penerbangan ke tempat tujuan.

Penyebab Delay Pesawat

Delay pesawat bisa terjadi karena berbagai faktor, baik dari faktor yang bisa dikendalikan maupun yang tidak. Berikut adalah beberapa penyebab delay pesawat yang paling sering terjadi.

1.      Cuaca yang Tidak Baik

Salah satu penyebab delay pesawat yang paling utama adalah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras, kabut, ataupun angin kencang bisa membuat penerbangan ditunda dengan alasan keselamatan. Bahkan jika cuaca yang tidak baik tergolong ekstrem dan tidak cepat mereda, pihak maskapai dapat membatalkan penerbangan.

2.      Keterlambatan Pesawat Sebelumnya

Keterlambatan pesawat juga dapat beruntun. Jika pada suatu penerbangan pesawat mengalami keterlambatan karena faktor cuaca ataupun kondisi lain, penerbangan berikutnya juga bisa terjadi delay. Bahkan ada kemungkinan, delay pesawat akan memengaruhi jadwal penerbangan pesawat lain.

3.      Penumpang yang Tidak Disiplin

Kelakuan penumpang yang tidak disiplin juga dapat mengakibatkan delay pesawat. Beberapa tindakan penumpang, seperti datang terlambat, tidak memiliki surat kesehatan saat sakit, ataupun bercandaan soal bom bisa membuat penerbangan menjadi ditunda sehingga penumpang lain pun dirugikan.

4.      Gangguan Teknis dan Operasional

Gangguan teknis maupun operasional menjadi penyebab delay pesawat yang cukup umum. Gangguan teknis pada pesawat menjadi sangat krusial untuk diperbaiki terlebih dahulu agar pesawat layak terbang aman, walaupun akhirnya berujung delay. Sementara itu, yang dimaksud dengan gangguan operasional, antara lain kepadatan lalu lintas udara yang menyebabkan antrean lepas landas ataupun mendarat sampai demo di suatu wilayah yang memengaruhi operasional maskapai penerbangan yang bersangkutan.

Hak Penumpang dan Kompensasi jika Pesawat Delay 

Berangkat terbang tepat waktu adalah hak penumpang. Jika akhirnya terjadi delay pesawat, penumpang juga memiliki hak untuk menagih kompensasi. Di Indonesia, kompensasi delay pesawat sendiri diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 89 Tahun 2015. Di mana dalam aturan tersebut, ada 6 pengelompokan delay pesawat yang tiap kompensasi ke penumpangnya berbeda.

1.      Delay Pesawat 30-60 Menit

Pada saat pesawat terlambat terbang dalam kisaran waktu 30—60 menit, penumpang berhak mendapatkan minuman ringan sebagai kompensasi dari maskapai.

2.      Delay Pesawat 61-120 Menit

Jika delay pesawat sudah lebih dari 60 menit, penumpang bukan hanya berhak mendapatkan minuman ringan. Kompensasi delay pesawat untuk keterlambatan 61-120 menit juga dilengkapi dengan makanan ringan.

3.      Delay Pesawat 121-180 Menit

Penumpang yang mengalami delay pesawat 2—3 jam atau 121-180 menit berhak mendapatkan kompensasi makanan berat serta minuman dari pihak maskapai.

4.      Delay Pesawat 181-240 Menit

Pada keterlambatan antara 181-240 menit, penumpang akan diberikan kompensasi berupa minuman dan makanan berat. Selain itu, penumpang juga akan diberikan makanan ringan.

5.      Delay Pesawat Lebih dari 240 Menit

Jika delay pesawat sudah lebih dari 240 menit atau 4 jam, penumpang berhak mendapat ganti rugi uang tunai sebesar Rp300.000. Tidak perlu bingung cara klaim kompensasi delay pesawat ini, sebab petugas setingkat general manager atau staf yang ditunjuk yang akan langsung mendata dan memberikan kompensasi. Kompensasi berupa uang tunai ini dapat diberikan secara cash, berupa voucher, ataupun transfer ke rekening selambat-lambatnya 3×24 jam.

6.      Pembatalan Penerbangan

Jika delay sudah berkepanjangan, pembatalan penerbangan bisa saja terjadi. Pada kondisi tersebut, ada dua opsi yang bisa menjadi hak penumpang, yaitu pengembalian dana tiket secara penuh ataupun pengalihan ke penerbangan berikutnya. Selain inisiatif maskapai penerbangan, cara klaim kompensasi delay pesawat ini bisa dengan melaporkan diri ke maskapai yang bersangkutan.

Tips Memilih Jadwal Penerbangan yang Minim Delay

Ternyata, jadwal penerbangan bisa berpengaruh ke risiko keterlambatan pesawat. Jika tidak mau terjebak di kondisi menunggu karena pesawat delay, tips di bawah ini perlu dipertimbangkan.

1.      Pilih Penerbangan Dini Hari

Penerbangan pada saat dini hari cenderung minim delay. Salah satu alasannya karena arus lalu lintas udara cenderung tidak terlalu padat sehingga jadwal lepas landas maupun mendarat tidak menumpuk.

2.      Penerbangan Sore dan Malam Jika Terpaksa

Sore dan malam adalah waktu di mana arus lalu lintas udara paling padat dan tidak jarang menyebabkan delay pesawat. Jadi kalau ingin penerbangan tepat waktu, cobalah untuk menghindari penerbangan di kisaran 6 sore sampai 9 malam. Kalaupun terpaksa melakukan penerbangan malam, carilah penerbangan di atas pukul 10 malam.

3.      Hindari Peak Season

Risiko delay pesawat saat peak season, seperti ketika liburan sekolah ataupun hari raya, biasanya lebih besar. Ini karena jumlah penerbangan yang melonjak. Jadi kalau tidak mau terjebak delay, hindarilah memilih penerbangan saat peak season.

4.      Terbang saat Cuaca Bersahabat

Cuaca yang tidak bersahabat menjadi salah satu faktor penyebab delay yang kuat. Cuaca tidak bersahabat sebenarnya bisa diprediksi dengan memperkirakan musim. Cobalah untuk mencari informasi dan ramalan cuaca terkait jadwal penerbangan yang mau dipilih sebelum menyesal karena delay pesawat.

5.      Bijak Memilih Maskapai

Pilihan maskapai juga tidak jarang menentukan penerbangan mengalami keterlambatan atau tidak. Tidak ada salahnya melihat riwayat delay pesawat dari suatu maskapai untuk bisa memperoleh penerbangan yang tepat waktu dengan pilihan maskapai yang tepat.

Asuransi perjalanan Garda Trip dapat menjadi salah satu solusi dari masalah delay pesawat. Asuransi ini menawarkan santunan keterlambatan penerbangan sampai kompensasi pembatalan penerbangan akibat kejadian di luar kuasa Anda.

Garda Trip juga membuat perjalanan terasa lebih nyaman dan tenang karena memberikan proteksi terkait risiko penyakit ataupun cedera yang terjadi saat perjalanan. Tidak tanggung-tanggung, asuransi perjalanan ini juga memberikan jaminan bagasi dan barang pribadi yang dibawa ketika Anda pergi.